Keluhan konsumen mengenai harga paket internet yang dinilai semakin mahal mulai mencuat di tengah masyarakat.
Kenaikan tarif tersebut dikaitkan dengan penerapan fitur akumulasi sisa kuota atau rollover bagi para pelanggan.
Menanggapi hal tersebut, pihak Indosat Ooredoo Hutchison memberikan penjelasan resminya.
Perusahaan menilai bahwa harga paket internet saat ini sebenarnya jauh lebih kompetitif jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.
SVP-Head of Partnership & Innovation Indosat Ooredoo Hutchison, Reno Rizki Yudha, menyampaikan pandangannya tersebut di Jakarta.
Ia mencontohkan nominal anggaran tertentu yang kini memberikan jumlah kuota jauh lebih besar daripada tahun lalu.
Pelanggan diminta untuk melihat nilai manfaat atau value for money secara keseluruhan.
Selain itu, ragam layanan pendukung yang menyertai paket juga perlu menjadi pertimbangan utama konsumen.
Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital turut menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait tarif internet.
Pemerintah menegaskan bahwa perlindungan sisa kuota internet merupakan hak pelanggan yang tidak boleh dikenakan biaya tambahan.
Pemerintah juga akan melakukan evaluasi terhadap penerapan formulasi tarif dari masing-masing operator.
