Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melaporkan bahwa sebaran asap kebakaran hutan dan lahan telah mencapai wilayah atmosfer Jakarta, Banten, serta Jawa Barat.
Berdasarkan hasil pemantauan satelit, asap tersebut berasal dari wilayah Kalimantan dan saat ini masih berada di lapisan atmosfer bagian atas.
Pergerakan angin menjadi faktor utama yang membawa partikel asap tersebut melintasi berbagai wilayah hingga sampai di langit tiga provinsi.
Analisis Potensi Penurunan Asap ke Permukaan Bumi
Pihak BMKG menyatakan perlunya pemantauan lanjutan untuk menilai apakah konsentrasi partikel asap di udara dapat berdampak langsung pada kualitas udara permukaan.
Secara ilmiah, partikel asap dapat menempuh jarak jauh melalui sirkulasi angin global sebelum akhirnya bercampur dengan lapisan udara bawah.
Mekanisme pencampuran udara tersebut merujuk pada proses alami yang memungkinkan aerosol dari ketinggian mendekati permukaan bumi.
Kendati demikian, fenomena tersebut belum dapat memastikan secara langsung bahwa asap yang terpantau di atas Jakarta sudah turun ke daratan.