⌂ Beranda › News › Pentingnya komunikasi saat menerapkan pembatasan usia game anak
News

Pentingnya komunikasi saat menerapkan pembatasan usia game anak

Ilustrasi anak bermain permainan digital dengan perangkat genggam.
Pentingnya komunikasi saat menerapkan pembatasan usia game anak Pexels
A A Ukuran Teks16px

Penerapan sistem rating usia pada permainan digital disambut baik oleh kalangan psikolog klinis demi membantu peran pengawasan orang tua.

Meski demikian, aturan pembatasan tersebut diingatkan agar tidak justru memicu rasa penasaran berlebih pada anak.

Co-founder dan Psikolog Klinis Ohana Space, Veronica Adesla, memberikan pandangannya terkait risiko pembatasan yang tidak diimbangi komunikasi.

Ia mewanti-wanti agar pembatasan usia jangan justru membuat game malah semakin diburu oleh anak yang belum cukup umur.

Kondisi tersebut bisa terjadi karena permainan itu dianggap terlarang atau lebih dewasa.

Anak juga berisiko merasakan tekanan untuk ikut bermain agar bisa diterima oleh lingkungan pertemanannya.

Sistem rating sebenarnya dapat memengaruhi perilaku anak secara positif apabila mereka dibantu memahami batasannya.

Kuncinya terletak pada penjelasan yang mudah dimengerti serta dapat diterima dengan baik oleh sang anak.

Pendekatan komunikasi dua arah dan penjelasan yang masuk akal memegang peran penting dalam penyampaian aturan.

Sistem rating sebaiknya disertai keterangan jelas mengenai alasan suatu permainan dibatasi oleh batasan usia.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru