Jaringan internet satelit Starlink mengalami pelambatan kecepatan yang berdampak serius pada operasional militer di lapangan.
Kondisi tersebut membuat drone Ukraina yang bergerak cepat harus beroperasi dalam keadaan terbang buta.
Dampak Pembatasan Jaringan Satelit
SpaceX dikabarkan memberlakukan batas kecepatan pada terminal Starlink hingga sekitar 160 kilometer per jam.
Hal ini tentu menghambat drone yang mampu melaju hingga 300 kilometer per jam saat menjalankan misi.
Ketika koneksi terputus, rekaman video langsung gagal ditransmisikan dan sistem tidak bisa dikendalikan secara real time.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah tudingan bahwa pihaknya membatasi akses Ukraina ke jaringan tersebut.
Di sisi lain, pemilik SpaceX Elon Musk mengisyaratkan bahwa pemerintah Amerika Serikat berada di balik kebijakan pembatasan ini.
