Cloudflare mendeteksi jutaan percobaan eksploitasi celah keamanan PHP2Shell dalam hitungan jam setelah kerentanan tersebut diungkap ke publik.
CEO Cloudflare Matthew Prince mengungkapkan bahwa jaringan mereka mencatat ribuan upaya eksploitasi sebelum kerentanan itu diumumkan.
Jumlah tersebut langsung melonjak drastis menjadi puluhan ribu tak lama setelah pengumuman resmi dan berlanjut hingga mencapai jutaan kali.
PHP2Shell merupakan sebutan untuk dua kerentanan kritis yang ditemukan pada bahasa pemrograman PHP.
Sistem ini banyak digunakan oleh berbagai aplikasi web serta situs internet di seluruh dunia sehingga memicu kekhawatiran global.
Biro Investigasi Federal atau FBI sebelumnya telah memperingatkan potensi penjahat siber mengeksploitasi celah ini.
Ancaman tersebut memungkinkan pihak tidak bertanggung jawab mengeksekusi kode berbahaya dari jarak jauh guna membahayakan data sensitif.
Cloudflare menyatakan telah menerapkan sistem perlindungan lewat firewall aplikasi web guna memblokir permintaan berbahaya.
Tim pengembang PHP juga telah meluncurkan pembaruan sistem guna menambal celah keamanan tersebut.
Otoritas di berbagai negara mengimbau para operator situs web agar segera mengidentifikasi dan memperbarui sistem yang terdampak.