Kylian Mbappe kini menghadapi pemutusan kontrak kerja sama secara masif dari berbagai merek besar asal Tiongkok.
Pemutusan kontrak tersebut terjadi setelah penyerang Real Madrid itu menjadikan tokoh revolusi Mao Zedong sebagai bahan lelucon.
Komentar kontroversial itu memicu kemarahan publik setelah Mbappe menyebut nama pendiri Tiongkok saat ditanya mengenai meme favorit.
Dua merek besar yaitu Dongpeng dan Mengniu secara resmi mengambil tindakan tegas untuk mengakhiri kolaborasi mereka.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, turut memberikan tanggapan terkait aksi pemboikotan tersebut.
Ia menilai bahwa setiap ucapan serta tindakan yang melukai perasaan masyarakat Tiongkok pasti akan menuai penolakan keras.