⌂ Beranda › News › Mengenal dua pesepakbola dunia yang memiliki garis darah penguasa
News

Mengenal dua pesepakbola dunia yang memiliki garis darah penguasa

Ilustrasi pesepakbola profesional di lapangan hijau
Persebaya Surabaya Andalkan Pemain Muda Demi Target Lolos League Cup Pexels
A A Ukuran Teks16px

Kylian Mbappe sempat menuai kontroversi di China akibat ucapannya yang dianggap mengolok-olok Mao Zedong. Bintang Real Madrid itu bahkan sempat dikecam publik Tiongkok dan harus menyampaikan permohonan maaf.

Di luar kisah Mbappe tersebut, dunia sepakbola profesional mencatat ada dua nama pemain yang benar-benar mempunyai hubungan darah langsung dengan tokoh-tokoh diktator terkenal di dunia.

Dua Pesepakbola dengan Trah Penguasa Otoriter

Sosok pertama adalah Al-Saadi Gaddafi yang merupakan putra dari Muammar Gaddafi, penguasa otoriter Libya selama 42 tahun.

Karier sepakbolanya pada periode 1997 hingga 2007 banyak dipengaruhi oleh kekuasaan sang ayah.

Al-Saadi sempat menembus skuad tim nasional serta memimpin Federasi Sepakbola Libya. Dia juga pernah berkarier di Italia memperkuat klub Serie A seperti Perugia, Udinese, dan Sampdoria.

Nama kedua adalah Romano Floriani Mussolini yang merupakan cicit dari Benito Mussolini, diktator fasis Italia.

Pemain berusia 23 tahun ini merintis karier sepakbola dari akademi Lazio tanpa mengandalkan nama besar keluarganya.

Romano sukses menembus skuad utama Lazio pada 2026 setelah sebelumnya dipinjamkan ke beberapa klub Serie B.

Dia bahkan mencatatkan gol pertamanya di Serie A saat Le Equile mengalahkan Sassuolo.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru