Nama para pemenang Ballon d'Or 2026 diduga mengalami kebocoran dan dimanfaatkan oleh sejumlah rumah taruhan untuk meraup keuntungan.
France Football selaku pihak penyelenggara mendeteksi adanya indikasi kecurangan tersebut.
Sebanyak 12 rumah taruhan kini sedang menjalani penyelidikan intensif oleh kepolisian Prancis.
Total nilai taruhan dalam kasus ini mencapai 264 ribu USD atau setara dengan Rp 4,7 miliar.
Rumah taruhan tersebut berhasil menebak secara tepat urutan para pemenang Ballon d'Or tahun ini.
Harry Kane dilaporkan finis di posisi pertama untuk meraih bola emas.
Sementara itu, Kylian Mbappe menempati peringkat kedua dan Lamine Yamal berada di posisi ketiga.
Tingkat akurasi tebakan yang sangat tinggi ini memicu kecurigaan besar dari pihak penyelenggara.
Hipotesis utama mengarah pada kebocoran informasi rahasia sebelum acara resmi dilangsungkan.
Ancaman hukuman pidana kini menanti pihak-pihak yang terbukti membocorkan informasi tersebut secara ilegal.