CEO OpenAI Sam Altman akhirnya memberikan klarifikasi atas komentar kontroversialnya mengenai pasokan RAM yang sempat memicu perdebatan sengit di media sosial.
Sebelumnya, Altman menyebutkan dalam sebuah siniar bahwa alokasi DRAM terbatas akan jauh lebih efisien jika dipusatkan pada pusat data ketimbang komputer konsumen.
Pernyataan tersebut langsung mendatangkan reaksi keras dari kalangan penggemar PC serta sindiran dari berbagai pihak termasuk Elon Musk.
Merasa gerah dengan tanggapan publik, Altman mengubah nama akun X miliknya menjadi 'Ram Altman' untuk meluruskan kesalahpahaman tersebut.
Ia menegaskan bahwa komentarnya telah keluar dari konteks asli dan ia justru berkeinginan agar seluruh dunia mempunyai kapasitas memori komputer yang melimpah.
Altman menyatakan dirinya telah lama mendorong peningkatan produksi komponen memori agar setiap pengguna bisa menyimpan apa saja di perangkat mereka.
Selain polemik memori komputer ini, OpenAI juga masih harus menghadapi tantangan terkait citra pusat data yang menjadi sorotan para politisi.
