⌂ Beranda News Nanik Sudaryati Rombak Program Makan Bergizi Gratis dengan Dewan Pengarah
News

Nanik Sudaryati Rombak Program Makan Bergizi Gratis dengan Dewan Pengarah

Ilustrasi program Makan Bergizi Gratis
Rapat Badan Gizi Nasional
A A Ukuran Teks16px

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang melakukan perubahan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Perubahan itu dilakukan melalui pembentukan dewan pengarah yang melibatkan para pakar kesehatan.

Kebijakan ini diambil setelah Nanik dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Negara pada Senin (8/6/2026).

Struktur penasihat tersebut sengaja dibentuk untuk mengawal standardisasi nutrisi sejak awal lembaga otoritas pangan ini beroperasi.

Dewan Pengarah Diisi Pakar Gizi dan Dokter Anak

Manajemen internal BGN menempatkan figur profesional di bidang medis demi menjaga kualitas konsumsi masyarakat.

"Di SOTK (Struktur Organisasi dan Tata Kelola) sebetulnya dari Badan Gizi Nasional berdiri itu ada Dewan Pengarah," kata Nanik kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

Langkah taktis ini diambil menyusul pergantian kepemimpinan di tubuh lembaga gizi tersebut. Penunjukan kepengurusan baru bertujuan memperkuat eksekusi program strategis pemerintah di sektor kesehatan masyarakat.

"Di Dewan Pengarah inilah akan kami isi dengan para Profesor Ahli Gizi dan juga Profesor dokter anak," imbuh Nanik.

Pakar-pakar terpilih nantinya bertindak sebagai penentu kebijakan teknis operasional di lapangan.

Keberadaan tim ahli ini dirancang untuk memastikan distribusi makanan memenuhi aspek klinis yang tepat.

"Jadi nanti yang akan meng-guidance kami, yang akan membimbing kami nanti adalah Dewan Pengarah yang terdiri dari tujuh orang.

Mungkin di antara tujuh orang itu lima kemungkinan mereka adalah dari pakar-pakar gizi," ujar Nanik.

Nanik Sudaryati Deyang memimpin BGN menggantikan Dadan Hindayana yang telah dicopot dari jabatannya.

Pada momen yang sama, Presiden Prabowo turut melantik Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari selaku Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan.

📰 Update Terbaru