Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Rabu (10/6/2026) di zona merah. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka pada level 5.744,06.
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan sesi sebelumnya di 5.746,65. Pada pukul 09.01 WIB, koreksi mencapai 61,47 poin atau setara 1,07 persen.
Meski awal sesi melemah, IHSG perlahan pulih ke zona hijau. Pada pukul 09.16 WIB, indeks naik ke posisi 5.797,84, menguat 0,89 persen.
Sepanjang paruh pertama perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif. Rentang pergerakannya berada di level terendah 5.677,97 dan tertinggi 5.755,76.
Pelemahan IHSG di awal sesi turut menekan mayoritas indeks acuan lainnya.
Indeks LQ45 melemah 0,95 persen ke 563,93, IDX30 turun 1,04 persen ke 319,33, dan KOMPAS100 terpangkas 1,23 persen ke 750,08.
Indeks syariah juga terkoreksi.
ISSI turun 1,18 persen ke 194,53, sedangkan Jakarta Islamic Index (JII) merosot 2,39 persen ke 339,29.
Pergerakan Saham Unggulan LQ45
Saham bluechip di LQ45 menunjukkan pergerakan beragam. Sebagian saham tertekan, sementara sektor perbankan justru menguat.
Pada pukul 09.01 WIB, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) turun 0,32 persen ke 7.850.
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) jatuh 2,08 persen ke 2.820.
PT Alamtri Minerals Indonesia (ADMR) terkoreksi 2,21 persen ke 1.550, dan PT Alamtri Resources Indonesia (ADRO) melemah 1,33 persen ke 2.220.
Saham perbankan kompak menguat sejak bel pembukaan. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 0,97 persen ke 5.200.
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melonjak 2,14 persen ke 3.340, dan PT Bank Tabungan Negara (BBTN) menguat 0,43 persen ke 1.180.