⌂ Beranda News Sido Muncul Resmikan Laboratorium Farmakologi Baru di Kabupaten Semarang

Sido Muncul Resmikan Laboratorium Farmakologi Baru di Kabupaten Semarang

Sido Muncul Resmikan Laboratorium Farmakologi Baru di Kabupaten Semarang
Peresmian Laboratorium Farmakologi Sido Muncul di Kabupaten Semarang
A A Ukuran Teks16px

“Kami siap bekerja sama dengan universitas sebagai pembimbing penelitian. Mendapatkan bukti empiris lebih cepat menjadi hal yang penting untuk mendukung pengembangan produk,” kata Irwan Hidayat.

Laboratorium juga difungsikan untuk menguji produk lain seperti minuman berenergi Kuku Bima guna menjawab isu kesehatan di ruang digital dengan data objektif.

“Makanya saya membuat penelitian ini supaya masyarakat percaya bahwa semua produk yang sudah melalui proses dan mendapatkan izin dari BPOM telah melalui evaluasi yang ketat,” ujar Irwan Hidayat.

Evaluasi ketat melalui pengujian laboratorium diharapkan mampu meluruskan informasi keliru mengenai dampak minuman berenergi terhadap organ ginjal.

>>> Pertamina Luncurkan Kapal Pembersih Sampah Otomatis di Bali

“Saya pernah dapat berita banyak mahasiswa atau orang yang rusak ginjalnya karena minum energy drink. Banyak kan beritanya?”

ujar Irwan Hidayat.

Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, kerusakan organ tersebut justru dipicu oleh faktor gaya hidup tidak sehat lainnya, seperti konsumsi alkohol berlebihan.

“Orang kalau ginjalnya sudah enggak memenuhi syarat, makan daging juga enggak boleh, garam pun enggak boleh,” tambah Irwan Hidayat.

Uji coba subkronis selama dua minggu terhadap tikus menunjukkan tidak ada kematian, dan dalam waktu dekat pembedahan akan dilakukan untuk memeriksa kondisi fisik ginjal hewan uji tersebut.

“Jadi (tikus) diminumin satu saset, 4,5 saset yang ketiga 12,44 saset, dua minggu tidak mati. Saat ini sudah jalan 12 hari untuk subkronis, tiga minggu subkronis.

Nanti, kami lihat setelah satu bulan dan bedah. Hasilnya dikirim ke Undip atau ke patolog-patolog untuk mengecek apakah ada kerusakan pada ginjalnya,” jelas Irwan Hidayat.

Melalui hasil pengujian ini, masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada informasi resmi dari lembaga berwenang dan hasil riset saintifik yang valid.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM