⌂ Beranda News Telepon Scam Meningkat di Indonesia Capai 10 Persen Menurut Laporan Terbaru
News

Telepon Scam Meningkat di Indonesia Capai 10 Persen Menurut Laporan Terbaru

Ilustrasi peningkatan telepon scam di Indonesia
Telepon Scam Meningkat di Indonesia Capai 10 Persen Menurut Laporan Terbaru
A A Ukuran Teks16px

Aktivitas telepon scam di Indonesia mengalami peningkatan signifikan berdasarkan data terbaru dari aplikasi Kaspersky Who Calls.

Persentase panggilan penipuan tersebut melonjak mencapai 10,24% dari total seluruh panggilan yang tercatat pada bulan Juni 2026.

Angka itu menunjukkan kenaikan sebesar 2,55% apabila dibandingkan dengan catatan pada awal bulan Januari tahun yang sama.

Sebelumnya, tingkat terendah penipuan via panggilan suara ini sempat terjadi pada Februari 2026 dengan persentase 1,62%.

Namun, aktivitas panggilan penipuan tersebut justru mencatatkan rekor tertinggi pada bulan Mei 2026 yang menyentuh angka 11,09%.

Sementara itu, gangguan berupa panggilan spam terus mendominasi dengan cakupan lebih dari 65% dari setiap bulannya.

Puncak gangguan spam paling tinggi terjadi pada bulan April 2026 dengan persentase mencapai angka 74,7%.

Ancaman Kejahatan Siber yang Kian Berkembang

Para pelaku kejahatan siber kini tidak hanya mengandalkan saluran suara untuk melancarkan aksi penipuan mereka.

Berdasarkan riset global Kaspersky, penipu juga memanfaatkan domain palsu, typosquatting, serta tautan phishing.

Penyebaran tautan berbahaya ini meluas melalui pesan teks, aplikasi pesan instan, media sosial, hingga giveaway aset kripto.

Choon Hong Chee selaku Head of Consumer Channel Asia Pasifik di Kaspersky menyatakan penjahat kini merambah ekosistem seluler.

Pengguna disarankan agar selalu menghindari tautan mencurigakan serta mengaktifkan autentikasi multi-faktor demi keamanan.

📰 Update Terbaru