Unit-unit tersebut dirancang fleksibel untuk mengakomodasi berbagai jenis usaha seperti kafe, restoran, klinik, perkantoran, hingga ritel.
Manajemen juga telah menyiapkan empat anchor tenant yang akan bertindak sebagai penggerak utama dalam meramaikan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
Pengembangan ekosistem ini diharapkan dapat berjalan selaras dengan pertumbuhan lingkungan hunian di sekitarnya secara jangka panjang.
"Melalui The Floritz Gallery, kami ingin menghadirkan sebuah commercial destination yang tidak hanya mendukung aktivitas bisnis, tetapi juga menjadi ruang bertemunya komunitas dan gaya hidup modern.
Ini adalah awal dari ekosistem komersial baru yang akan tumbuh bersama Asthara Skyfront City," kata Supardi Ang.
>>> Dafa Al Gasemi: Evaluasi Krusial Menjelang Semifinal AFF U19 2026
Untuk menarik minat pelaku usaha dan investor pada periode peluncuran awal ini, Asthara Skyfront City membuka sejumlah program promosi serta penawaran eksklusif.
