Secara bulanan, penjualan eceran April 2026 merosot 11,6 persen. Padahal, pada Maret 2026 penjualan eceran sempat mencatat pertumbuhan positif 10,3 persen.
Penurunan tersebut dinilai BI sejalan dengan normalisasi permintaan masyarakat setelah Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah berakhir.
Optimisme terhadap prospek usaha untuk beberapa bulan ke depan masih dipertahankan pelaku usaha ritel.
Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) untuk tiga bulan mendatang atau Juli 2026 naik menjadi 138,3 dari 136,8 pada periode sebelumnya.
IEP untuk enam bulan ke depan atau Oktober 2026 juga meningkat ke angka 149,4 dari posisi sebelumnya 137,8.
Mengenai pergerakan harga, BI memproyeksikan tekanan inflasi tiga bulan mendatang relatif stabil. Namun, ekspektasi harga untuk enam bulan ke depan menunjukkan kecenderungan meningkat.
Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) untuk Oktober 2026 tercatat menyentuh level 167,6. Angka ini lebih tinggi dibandingkan IEH September 2026 yang berada di posisi 163,2.
>>> Timnas Indonesia Naik Empat Peringkat di Ranking FIFA Juni 2026
BI mengonfirmasi bahwa tren kenaikan ekspektasi harga tersebut didorong oleh lonjakan harga bahan baku.
