Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti berdialog dalam bahasa Inggris dengan seorang siswa saat berkunjung ke SDN Cimahpar 5 Bogor pada Sabtu (13/6/2026).
Kunjungan itu memperlihatkan kefasihan siswa sekolah dasar dalam berkomunikasi menggunakan bahasa asing.
Siswa bernama Destian terlihat santai dan lancar menjawab pertanyaan sang menteri meskipun bahasa Inggris bukan bahasa pertamanya sehari-hari.
Kemampuan komunikasi Destian memicu rasa penasaran Abdul Mu'ti. Melalui rekaman video yang diunggah akun media sosial resmi kementerian, menteri menanyakan asal muasal keahlian tersebut.
"Dari mana kamu belajar bahasa Inggris?" tanya Abdul Mu'ti.
Destian menjawab singkat, "Dari media sosial."
Proses belajar mandiri itu telah berlangsung sejak usia dini dengan memanfaatkan platform digital gratis penayangan video.
Kegemaran mengeksplorasi hal baru serta impian masa depan menjadi dorongan utama Destian untuk terus mengasah kemampuan komunikasinya.
"Saya ingin bekerja di Amerika Serikat dan menjadi astronot," ungkap Destian.
Untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut, Destian merencanakan tahapan karier yang matang. Ia berniat mengumpulkan modal dari hasil kerja di tanah air sebelum akhirnya pergi ke luar negeri.
"Saya harus bekerja di sini dulu. Lalu jika uang yang saya miliki sudah cukup saya pergi ke Amerika Serikat," tutur Destian.
Selain membahas kebahasaan dan cita-cita, Abdul Mu'ti juga berinteraksi mengenai topik olahraga dengan murid lainnya. Ia menanyakan prediksi pertandingan sepak bola internasional.
"Indonesia menang mana sama Mozambik?" tanya Abdul Mu'ti.
Seorang murid langsung merespons optimistis, "Indonesia."
Ketika ditanya tentang figur sepak bola idola, siswa itu menyebut nama pemain klub lokal. "Karena ingin masuk Persib Bandung," jawabnya.