Sebuah bangunan garasi yang berdiri di atas trotoar di Jalan Ambon, Kelurahan Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, menjadi viral di media sosial.
Fasilitas umum yang seharusnya untuk pejalan kaki itu beralih fungsi.
>>> Borneo FC Resmi Tunjuk Mauro Jeronimo sebagai Pelatih Baru
Struktur tersebut ternyata bukan milik pribadi, melainkan tempat penyimpanan motor roda tiga pengangkut sampah.
Ketua RW 06 Kelurahan Citarum, Anne Rahadi, membenarkan bahwa mobil yang sempat terparkir di sana adalah miliknya.
Anne menyatakan tempat itu didirikan untuk memfasilitasi kendaraan kebersihan lingkungan, bukan untuk kepentingan pribadi. Ia mengaku terkejut saat mengetahui bangunan itu viral.
"Saya tidak pernah bermaksud membuat bangunan, apalagi di atas trotoar untuk kepentingan pribadi sebagai garasi mobil," katanya.
Anne menjelaskan, kendaraan pribadinya dipindahkan ke sana secara mendadak karena area parkir di kafe miliknya penuh.
Petugas Linmas berinisiatif memasukkan mobil ke dalam struktur pelindung motor sampah demi keamanan.
Pembangunan ruang penyimpanan di atas trotoar dilakukan atas dasar swadaya masyarakat. Anne terpaksa melakukannya karena sering kehilangan komponen motor pengangkut sampah yang diparkir di tempat terbuka.
"Saya punya pengalaman pribadi. Beberapa tahun lalu Triseda itu hancur-lebur karena panas, hujan, dan spare part dicuri.
Bangunan itu saya bangun atas swadaya, minta bantuan warga untuk menyelamatkan Triseda," bebernya.
>>> John Herdman Dongkrak Performa Timnas Indonesia Raih Tren Positif
Menyadari kekeliruan, Anne menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada masyarakat. Ia memastikan bangunan pelindung tersebut akan segera dibongkar demi mematuhi aturan tata ruang.
Meski begitu, ia berharap pihak otoritas dapat memberikan opsi lokasi baru untuk menyimpan inventaris kebersihan warga. "Kami tidak punya tempat untuk gudang atau balai RW.
Itu satu-satunya tempat di lingkungan saya," katanya.