Timnas Jepang sukses menunjukkan mental baja setelah dua kali bangkit dari ketertinggalan untuk menahan imbang Belanda dengan skor 2-2.
Pertandingan matchday pertama Grup F Piala Dunia 2026 tersebut berlangsung di Stadion Dallas pada Senin, 15 Juni 2026 dini hari WIB.
>>> Harga XRP Melonjak 2,61% pada 15 Juni 2026, Lampaui Rp 21.000
Seluruh gol dalam pertandingan ini tercipta pada babak kedua.
Belanda membuka keunggulan lebih dulu melalui Virgil van Dijk pada menit ke-50, sebelum disamakan oleh Keito Nakamura pada menit ke-57.
Tim Oranje kembali memimpin berkat gol Crysencio Summerville pada menit ke-64, namun disamakan kembali oleh Daichi Kamada dua menit sebelum waktu normal berakhir.
Hasil ini membuat Jepang memimpin klasemen sementara Grup F, sedangkan Belanda berada di posisi kedua.
Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, mengungkapkan perasaan campur aduk setelah anak asuhnya gagal meraih poin penuh.
Menurutnya, laga perdana memiliki arti yang sangat krusial dalam menentukan langkah tim di fase grup.
Meski demikian, Moriyasu memberikan apresiasi tinggi terhadap daya juang yang diperlihatkan skuad Samurai Biru sepanjang laga.
Kedisiplinan dan kerja keras pemain dinilai menjadi kunci utama untuk mengejar ketertinggalan hingga menit akhir.
"Saya kecewa karena kami tidak mendapatkan kemenangan.
Tetapi, meskipun dua kali tertinggal, para pemain tidak pernah menyerah dan terus berjuang bersama sebagai satu kesatuan," ungkap Moriyasu dikutip dari situs resmi FIFA.
>>> Piala Dunia 2026: Jerman Pesta Gol ke Curacao, Pantai Gading Raih Kemenangan Tipis
Moriyasu juga memuji kolektivitas tim yang mampu menerapkan strategi dengan baik di lapangan. Kedisiplinan saat bertahan dan agresivitas ketika menyerang menjadi faktor penentu keberhasilan meraih satu poin.
"Meskipun satu poin terasa kurang memuaskan, kami meraih hasil ini berkat kerja kolektif. Kami bermain sabar dalam bertahan dan berusaha tampil lebih agresif saat menyerang.