NASA berencana mengakhiri masa operasional International Space Station (ISS) pada 2031 dengan menjatuhkannya secara terkendali ke kawasan terpencil di Samudra Pasifik Selatan.
Strategi ini selama bertahun-tahun dianggap sebagai cara paling aman untuk menghindari risiko puing-puing stasiun luar angkasa menghantam wilayah berpenduduk.
>>> Viral! Aksi Bocah Lucu Kage Bunshin Ala Naruto di Google Maps
Namun, rencana tersebut kini menuai kritik dari para ahli kelautan dan pemerhati lingkungan.
Mereka mempertanyakan dampak puing-puing ISS terhadap ekosistem laut serta menilai kajian lingkungan yang dilakukan sejauh ini masih belum memadai.
ISS memiliki massa sekitar 420 ton, menjadikannya objek terbesar yang pernah direncanakan untuk dijatuhkan kembali ke Bumi secara terkendali.
NASA akan menggunakan wahana khusus U. S.
Deorbit Vehicle (USDV) yang dikembangkan bersama SpaceX untuk mengarahkan ISS memasuki atmosfer.
Sebagian besar struktur diperkirakan akan terbakar akibat gesekan dengan atmosfer, sementara sisa puing yang bertahan diarahkan jatuh ke kawasan terpencil yang dikenal sebagai Point Nemo, atau 'kuburan wahana antariksa'.
Selama puluhan tahun, Point Nemo dipilih sebagai lokasi pembuangan berbagai satelit dan stasiun luar angkasa karena letaknya sangat jauh dari daratan maupun jalur pelayaran.
Dari sisi keselamatan manusia, pilihan ini memang masuk akal. Risiko puing menghantam permukiman menjadi sangat kecil dibandingkan jika benda sebesar ISS dibiarkan jatuh secara acak.
Namun, menurut para ahli, pendekatan tersebut belum tentu menjadi solusi terbaik bagi lingkungan laut.
Mereka menilai masih banyak pertanyaan yang belum terjawab mengenai material apa saja yang akan bertahan saat memasuki atmosfer dan bagaimana dampaknya terhadap dasar laut maupun ekosistem di sekitarnya.
"Rencana ini menimbulkan kekhawatiran serius terhadap kesehatan laut, dan menurut kami komunitas antariksa belum benar-benar bergulat dengan persoalan tersebut," ujar Presiden The Ocean Foundation, Mark Spalding, seperti dikutip dari Space.
