⌂ Beranda News IHSG Melaju Positif ke Level 6.216,07 Usai Kepercayaan Pasar Menguat
News

IHSG Melaju Positif ke Level 6.216,07 Usai Kepercayaan Pasar Menguat

Grafik IHSG menguat ke level 6.216,07
Grafik IHSG menguat ke level 6.216,07
A A Ukuran Teks16px

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada perdagangan Senin pagi, 15 Juni 2026. Berdasarkan data RTI, IHSG melesat ke posisi 6.216,07.

Lonjakan tersebut mencapai 3,47 persen atau bertambah 208,42 poin. Angka ini dibandingkan dengan penutupan pasar pada Jumat pekan sebelumnya.

Kenaikan IHSG dinilai sebagai bukti keberhasilan kolaborasi DPR, pemerintah, dan lembaga terkait dalam memulihkan kepercayaan pasar.

Chief Operating Officer Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyatakan bahwa peningkatan IHSG menjadi indikator penguatan fundamental ekonomi nasional.

"Kita tentu berterima kasih kepada seluruh investor yang menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi kita maupun fundamental perusahaan-perusahaan Indonesia.

Kinerja yang baik tersebut membuat IHSG menguat cukup signifikan, termasuk rupiah yang juga menunjukkan penguatan," ujar Dony.

Sentimen Domestik dan Eksternal

Sejumlah stimulasi domestik turut menggerakkan penguatan IHSG. Analis Mega Capital menyebutkan bahwa perhatian pelaku pasar tertuju pada agenda Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia.

Selain itu, gelombang aksi buyback saham oleh emiten besar juga menopang psikologis investor.

Dari eksternal, meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memberikan dampak positif. Situasi kondusif ini dipicu rencana pembukaan kembali Selat Hormuz, yang mendorong mayoritas bursa Asia menguat serentak.

Penurunan tensi geopolitik berawal dari pengumuman gencatan senjata oleh Presiden AS Donald Trump melalui media sosial.

Trump menyatakan telah memberikan izin membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz tanpa biaya. Ia juga menginstruksikan militer AS menghentikan blokade laut terhadap pelabuhan Iran.

"Kapal-kapal di seluruh dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak kembali mengalir!"

tulis Trump di Truth Social.

Pernyataan AS telah dikonfirmasi oleh Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dan Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi.

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, yang menjadi penengah, menyatakan penandatanganan dokumen resmi akan berlangsung di Swiss pada Jumat mendatang.

📰 Update Terbaru