"Kami terus berupaya memaksimalkan peluang bagi para pendukung Iran untuk menghadiri pertandingan," kata FIFA.
Sebelumnya, FFIRI mengajukan sejumlah syarat kepada FIFA terkait partisipasi mereka di Piala Dunia.
Salah satunya meminta agar pemain, pelatih, dan ofisial yang pernah menjalani wajib militer di Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tetap dapat mengikuti turnamen.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan para pemain Iran tetap diterima untuk tampil di Piala Dunia.
Namun, individu yang memiliki hubungan dengan IRGC berpotensi menghadapi pembatasan masuk ke Amerika Serikat.
Pada April lalu, Iran juga tidak menghadiri Kongres Tahunan FIFA di Vancouver setelah sejumlah pejabatnya ditolak masuk ke Kanada.
>>> Mendagri Apresiasi Inflasi Mei 2026 Capai 3,08 Persen, Masih Terkendali
Otoritas Kanada saat itu menyebut adanya keterkaitan anggota delegasi dengan IRGC sebagai alasan penolakan.
