Ia juga membandingkan dengan rencana Piala Dunia Wanita 2035 di Inggris. "Apakah kalian pikir normal FIFA akan mendikte Pemerintah Inggris terkait siapa yang boleh masuk?"
tuturnya.
Infantino menekankan bahwa keamanan adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa diganggu gugat. "Dunia ini sangat agresif dan keamanan ada di atas segalanya," ujarnya.
Mengenai pembatasan ketat terhadap timnas Iran yang hanya diizinkan datang bertanding lalu kembali ke Tijuana, Infantino menyampaikan pandangannya kepada Al Jazeera.
Ia mengaku bekerja keras di balik layar untuk mencari solusi.
Ia menggarisbawahi kehadiran timnas Iran di AS sebagai pencapaian diplomatik FIFA. "Sebuah kesuksesan untuk bisa membawa Iran bermain di Amerika," ujarnya.
>>> Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Pencetak Gol Terbanyak Timnas Prancis
Pertemuan tingkat tinggi di Miami ini dijadwalkan berlangsung hingga 17 Juni 2026. Agenda meliputi pengembangan pemain muda, Program FIFA Forward, dan arah strategis sepak bola masa depan.
