Pentingnya Pemeriksaan Menyeluruh
Kendati demikian, Hatar memberikan catatan bahwa tidak semua unit dengan indikator jarak tempuh 100.000 kilometer langsung diwajibkan menjalani prosedur turun mesin.
Proses identifikasi mendalam tetap menjadi acuan utama untuk mendeteksi kondisi riil kendaraan.
"Kalau mobil sudah masuk 100.000 km, sebaiknya dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Mulai dari mesin, rem, kopling, kaki-kaki, suspensi, AC, hingga transmisi," kata Hatar.
"Kalau ditanya soal permasalahan, sebenarnya tiap mobil berbeda-beda, tergantung jenis dan karakter kendaraannya," ujarnya.
Saat kendaraan memasuki usia pakai yang matang dan odometer tinggi, prioritas pemilik sebaiknya tidak terbatas pada servis periodik standar.
Perhatian khusus wajib dialokasikan pada manajemen temperatur, jalur pelumasan, dan sistem penyaluran bahan bakar.
>>> 9 Tim dari Play-Ins Lolos ke Grand Final FFNS 2026 Fall
"Cek juga sistem AC dan cek nilai parameters sensor-sensor dan lainnya dari scanner," ujar Hatar.