"Baru saja menandatanganinya," kata Presiden Donald Trump.
Pemerintah Iran melalui juru bicara kementerian luar negerinya mengonfirmasi penyelesaian dokumen yang dinamakan Memorandum of Understanding Islamabad tersebut.
Proses penandatanganan kesepakatan antarpemimpin negara dilakukan secara elektronik dari jarak jauh.
"Teks Memorandum of Understanding Islamabad telah diselesaikan dengan tanda tangan para presiden -- sekarang saatnya untuk menguji implementasi perjanjian tersebut," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei.
Respons ketat kemudian datang dari parlemen Iran yang memperingatkan Amerika Serikat agar tidak mengkhianati poin-poin yang telah disepakati bersama.
Otoritas legislatif di Teheran menyatakan kesiapan militer mereka untuk mengambil tindakan tegas jika kesepakatan tersebut dilanggar.
>>> Transvision Tawarkan Diskon 20 Persen Langganan via Allo Paylater
"Jika terjadi itikad buruk, pelanggaran kontrak, dan tuntutan berlebihan dari pihak lawan, kami tidak akan ragu untuk memberikan respons yang menghancurkan kepada musuh," kata Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf.
