⌂ Beranda News PB PGRI Desak Penguatan Persatuan Guru di Tengah Isu Dualisme Organisasi

PB PGRI Desak Penguatan Persatuan Guru di Tengah Isu Dualisme Organisasi

PB PGRI Desak Penguatan Persatuan Guru di Tengah Isu Dualisme Organisasi
Suasana Konferensi Kerja Nasional PGRI 2026 di Jakarta
A A Ukuran Teks16px

Ia menyoroti persoalan guru honorer yang masih menerima pembayaran gaji berkala setiap tiga bulan sekali.

"Bagaimana seorang guru mampu menjalankan tanggung jawabnya dengan baik jika honornya saja tidak diperhatikan dan baru dibayarkan setiap tiga bulan sekali?"

katanya.

Teguh meminta seluruh peserta konferensi memahami keluhan nyata guru di lapangan agar organisasi mampu menghadirkan perubahan kesejahteraan yang konkret.

"Pengurus PGRI harus memahami keluhan dan kebutuhan guru di lapangan.

>>> Aljazair Laporkan Argentina ke FIFA Terkait Keputusan Wasit Piala Dunia

Dengan begitu, organisasi ini benar-benar menjadi wadah perjuangan yang mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kesejahteraan dan masa depan guru," pungkasnya.

Dinamika Organisasi di Sumatera Selatan

Sementara itu, dinamika internal organisasi juga dibahas dalam Konferensi Kerja Provinsi I (Konkerprov I) PGRI Sumatera Selatan di Palembang pada 18-20 Juni 2026.

Ketua III PB PGRI Dian Mahsunah menyatakan bahwa salah satu tujuan utama konferensi kerja setelah kongres adalah memperkuat persatuan dan menjaga kekompakan seluruh jajaran.

"Melalui konferensi kerja ini, kami ingin terus menjaga kekompakan organisasi. PGRI harus tetap solid dan solider, saling membantu, serta mengedepankan semangat kekeluargaan dalam menjalankan roda organisasi," ujarnya.

Dian menambahkan bahwa sebagai organisasi profesi, PGRI selalu menyelesaikan dinamika internal secara bijaksana sesuai mekanisme konstitusi dan aturan yang berlaku sejak Kongres 2024.

"Semua proses organisasi telah diatur secara jelas dalam konstitusi PGRI, mulai dari tingkat cabang hingga kongres sebagai forum tertinggi organisasi.

Karena itu, setiap dinamika yang terjadi harus diselesaikan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan," katanya.

Wakil Ketua I PGRI Sumsel Lukman Haris menjelaskan bahwa Konkerprov I tersebut mengevaluasi program kerja 2025 dan menyusun program kerja 2026 bersama perwakilan dari 17 kabupaten dan kota.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM