⌂ Beranda News Marcelo Bielsa Kritik Aturan Jeda Minum di Piala Dunia 2026

Marcelo Bielsa Kritik Aturan Jeda Minum di Piala Dunia 2026

Marcelo Bielsa Kritik Aturan Jeda Minum di Piala Dunia 2026
Marcelo Bielsa memberikan instruksi kepada pemain Uruguay
A A Ukuran Teks16px

Pelatih tim nasional Uruguay, Marcelo Bielsa, melontarkan kritik tajam terhadap aturan jeda minum tiga menit yang diterapkan FIFA pada Piala Dunia 2026.

Kebijakan itu diambil untuk menghadapi cuaca panas ekstrem di kota-kota tuan rumah Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

>>> Transmart Full Day Sale Diskon Samsung LED TV 50 Inci, Harga Bisa Rp 4,9 Juta

Menurut laporan, jeda di pertengahan masing-masing babak itu memicu perdebatan karena dianggap memecah pertandingan menjadi empat bagian dan memperbesar ruang komersial iklan.

Bielsa menilai regulasi baru ini justru merusak ritme mengalir yang menjadi daya tarik alami sepak bola.

"Memainkan pertandingan empat kali, bukan dua kali, mengubah konsep yang selama ini dibangun secara budaya untuk memahami sepak bola," ujar Bielsa kepada wartawan, dikutip dari Reuters, Minggu (21/6/2026).

Meskipun menentang jeda minum, mantan pelatih Leeds United tersebut menyatakan tetap mendukung penggunaan teknologi lain seperti VAR karena fungsinya yang meningkatkan akurasi keputusan wasit di lapangan.

"Perubahan budaya ini tidak memberikan nilai tambah apa pun dan justru menghilangkan banyak hal. Sebelum keputusan ini, sepak bola memiliki karakteristik tertentu.

Sekarang sepak bola memiliki karakteristik yang berbeda," kata Bielsa.

"Teknologi seperti VAR tentu kami dukung dan kami hargai karena memberikan lebih banyak peluang untuk membuat keputusan yang tepat," tambahnya.

Fokus Uruguay Hadapi Cape Verde

Di luar polemik aturan tersebut, Bielsa kini mengalihkan fokus untuk memimpin La Celeste menghadapi Cape Verde pada laga kedua Grup H, Senin (22/6/2026) pagi WIB.

Uruguay saat ini mengantongi satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Arab Saudi pada pertandingan pertama.

>>> Ketegangan AS dan Iran Meningkat Imbas Isu Penutupan Selat Hormuz

Evaluasi taktik terus dilakukan menyusul tumpulnya lini depan Uruguay saat kesulitan membongkar pertahanan blok rendah Arab Saudi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM