PT Avia Avian Tbk (AVIA) menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk mempertahankan margin dan daya saing di tengah berbagai tantangan bisnis sepanjang 2026.
Produsen cat ini menghadapi situasi pasar yang berat akibat lesunya permintaan di sektor properti serta kenaikan biaya produksi yang dipicu oleh pelemahan nilai tukar rupiah.
>>> Veda Ega Pratama Turun ke Posisi 20 Jelang Moto3 Ceko 2026
Head of Investor Relations AVIA Andreas Timothy Hadikrisno mengungkapkan bahwa permintaan dari segmen properti, proyek, maupun ritel saat ini masih cenderung lemah dan belum pulih sepenuhnya.
Aktivitas pembangunan dan renovasi terpantau tetap berjalan, namun intensitasnya belum kembali ke tingkat yang kuat.
"Permintaan dari segmen properti, proyek, maupun ritel saat ini masih cenderung lemah dan belum sepenuhnya pulih.
Hal ini sejalan dengan kondisi makro yang masih menantang, terutama terkait daya beli masyarakat, tingkat suku bunga, serta sikap konsumen yang lebih berhati-hati dalam melakukan pengeluaran untuk renovasi maupun pembangunan," ujar Andreas.
Kondisi pasar yang menantang ini juga dirasakan oleh sektor bahan bangunan lainnya, seperti semen dan material konstruksi. Secara umum, sektor-sektor tersebut belum mencatatkan pertumbuhan volume penjualan yang signifikan.
Pada segmen ritel, pergerakan pasar masih ditopang oleh kebutuhan perawatan hunian, pengecatan ulang, serta aktivitas renovasi skala ringan.
Kendati demikian, konsumen kini menjadi jauh lebih selektif dalam memilih produk cat berdasarkan pertimbangan merek, kualitas, hingga harga.
"Karena itu, pertumbuhan di ritel lebih banyak didorong oleh kekuatan merek, ketersediaan produk di toko, kualitas produk, promosi yang tepat, serta jaringan distribusi yang luas," katanya.
AVIA berupaya memperkuat posisinya di pasar dengan memastikan ketersediaan pasokan produk dan mempererat hubungan dengan mitra toko.
Perusahaan juga memperluas penetrasi pasar serta menyediakan portofolio produk yang adaptif terhadap kebutuhan berbagai lapisan konsumen.
Tantangan Biaya Produksi dan Strategi Mitigasi
Tantangan industri cat tidak hanya berasal dari sisi permintaan, tetapi juga dari gejolak biaya operasional.