Laporan Ericsson Mobility Report edisi Juni 2026 memprediksi penetrasi jaringan 5G akan mengalami pertumbuhan pesat pada tahun 2031.
Hingga kuartal pertama 2026, tercatat ada 3,1 miliar pengguna 5G di seluruh dunia. Angka ini diproyeksikan melonjak menjadi 6,4 miliar pada 2031.
>>> Shin Ye Eun Hadir di Indonesia, Meriahkan Konsep Rumah Pintar LG
Stanislaus Bawono, Head of Network Solutions Ericsson South East Asia, menyatakan bahwa 390 operator aktif di dunia telah meluncurkan 5G, mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Di kawasan Asia Tenggara dan Oseania, adopsi 5G pada 2025 mencapai 14% dengan koneksi 4G masih mendominasi 76%.
Namun, pada 2031, adopsi 5G diramal tumbuh hingga 56%, dipimpin oleh Thailand, Vietnam, dan Filipina.
Proyeksi Pengguna 5G Indonesia
Secara spesifik untuk Indonesia, Ericsson melaporkan 22 juta pengguna 5G pada 2025, yang berkontribusi 7% dari total pengguna.
Angka ini diprediksi meningkat drastis menjadi 213 juta pengguna pada 2031, atau setara 59% dari seluruh pengguna.
Ronni Nurmal, Head of Government & Industry Relation Ericsson Indonesia, menekankan bahwa 5G merupakan infrastruktur krusial untuk ekonomi digital Indonesia dan akan mendukung pencapaian target Indonesia Digital 2045.
>>> Mbappe Disorot Usai 'Perintah' Petugas Pel, Tudingan Diktator Muncul Lagi
Laporan tersebut juga menyoroti pentingnya ketersediaan frekuensi mid-band seperti 2,6 GHz dan 3,5 GHz untuk memperluas jangkauan 5G.
Ericsson berharap lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dapat mempercepat penetrasi 5G di Indonesia.
Stanislaus menambahkan bahwa kombinasi frekuensi mid-band dengan cakupan penuh dan penggunaan low-band seperti 1.800, 2.100, atau 2.300 MHz akan meningkatkan mobilitas dan cakupan secara keseluruhan.
Meskipun adopsi 5G global belum merata, Ericsson telah memprediksi evolusi jaringan berikutnya menuju 6G.
Spesifikasi awal 6G diperkirakan selesai pada akhir 2028 atau awal 2029, dengan peluncuran komersial pertama pada 2030.
>>> Djed Spence Anggap Omelan Tuchel Wajar, Tuntutannya Tinggi
Pasar utama yang biasanya menjadi yang pertama mengadopsi teknologi baru seperti 6G adalah China, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Teluk.
