Selain persoalan tunggakan gaji dan kontrak, APPI juga membahas sejumlah isu lain bersama I. League.
Topik yang menjadi perhatian mencakup peningkatan tata kelola kompetisi, perlindungan hak-hak pesepakbola profesional, kepatuhan terhadap kontrak, hingga upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik bagi para pemain.
APPI berharap koordinasi dengan operator kompetisi dapat membantu meminimalkan kasus serupa pada musim-musim berikutnya.
Nilai Tunggakan Capai Miliaran Rupiah
Berdasarkan data APPI, tunggakan kontraktual yang masih tercatat berasal dari tiga level kompetisi nasional.
Di Super League, nilai tunggakan mencapai Rp 5.312.794.412 ditambah USD 77.440 dan EUR 2.468,94.
Di Championship, tunggakan sebesar Rp 4.229.051.750 ditambah USD 19.129,40.
>>> Huawei MatePad Mini: Tablet Ringkas untuk Hiburan, Baca, dan Produktivitas
Sementara di Liga Nusantara, nilai tunggakan mencapai Rp 1.303.597.342.