Operator kompetisi sepak bola nasional, I. League, resmi mengonversi regulasi wajib pemain U23 di Super League musim 2026/2027 menjadi sistem insentif finansial.
Perubahan ini disertai dengan rencana peluncuran turnamen baru bertajuk League Cup yang dijadwalkan pada Oktober atau November 2026.
>>> Korea Selatan Pangkas Zona Pembatas Sipil Dekat Perbatasan Korea Utara
Manajemen operator menyampaikan perubahan kebijakan dan rencana kompetisi baru ini dalam pemaparan program menyambut musim baru di Jakarta.
Perubahan Regulasi Pemain U23 dan Format Super League
Format kompetisi Super League dipastikan tidak mengalami perubahan.
Kompetisi ini tetap diikuti oleh 18 klub dengan sistem double round-robin yang menggelar total 306 pertandingan mulai 4 September 2026 hingga 5 Juni 2027.
Aturan wajib memainkan minimal satu pemain U23 selama 45 menit kini diganti dengan kewajiban mendaftarkan minimal lima pemain muda.
Selain itu, akan ada pemberian insentif finansial bagi klub yang memenuhi batas menit bermain tertentu.
Direktur Kompetisi I.
League, Asep Saputra, menjelaskan bahwa konversi ini bertujuan agar talenta muda lokal tetap mendapatkan menit bermain yang cukup dan mampu bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.
Sistem penghargaan ini dirancang menggunakan formula khusus berbasis akumulasi menit bermain para pemain muda.
Klub yang berhasil memainkan pemain muda dalam kurun waktu tertentu dan melewati minimal 3.060 menit bermain akan mendapatkan insentif finansial.
>>> Thibaut Courtois Ingin Pensiun di Real Madrid
Selain regulasi pemain, I. League juga menetapkan aturan ketat terkait struktur kepelatihan teknis.
Klub wajib menyertakan pelatih lokal dengan standar minimal A Diploma AFC untuk menjaga kualitas arsitek taktik dalam negeri.
Kuota pemain asing tidak mengalami perubahan.
Klub dapat mendaftarkan maksimal 11 pemain, memasukkan 9 nama ke Daftar Susunan Pemain (DSP), dan memainkan 7 pemain secara bersamaan di lapangan.
Peluncuran Turnamen League Cup
I. League juga mengumumkan kehadiran League Cup sebagai turnamen baru yang dikelola secara mandiri oleh operator.
Turnamen ini akan melibatkan klub dari Super League dan Championship, berbeda dengan format Piala Indonesia yang dikelola PSSI.
Penyusunan regulasi khusus termasuk pembatasan pemain asing untuk turnamen yang direncanakan berlangsung selama enam hingga tujuh pekan ini masih terus dimatangkan.
Jumlah pemain asing yang dimainkan dalam League Cup tidak akan sama seperti di kompetisi liga.
>>> Gapki Pastikan Pasokan Sawit Cukup untuk Biodiesel B50 Mulai 1 Juli 2026
Rincian teknis mengenai sistem pertandingan, hadiah, serta jadwal lengkap League Cup baru akan dipublikasikan secara menyeluruh setelah seluruh draf regulasi dinyatakan final.
