I.
League selaku operator kasta kedua sepak bola nasional memutuskan mengubah regulasi venue untuk babak play-off promosi dan degradasi musim depan.
>>> Wapres Gibran Resmi Buka Pesparawi Nasional XIV di Manokwari
Jika sebelumnya tim dengan poin lebih tinggi berhak menjadi tuan rumah, kini dua pertandingan krusial tersebut akan digelar di tempat netral.
Keputusan ini diambil demi menjaga netralitas serta aspek kompetitif sepanjang laga berjalan.
Format Kompetisi Musim Depan
Secara keseluruhan, format kompetisi I. League musim 2026-2027 tidak banyak berubah.
Kuota kontestan Championship tetap sebanyak 20 tim yang dibagi ke dalam dua grup masing-masing 10 tim.
Babak fase grup menggunakan format triple round-robin, dilanjutkan ke fase gugur.
Kompetisi dijadwalkan bergulir mulai September 2026 hingga Mei 2027 dengan total 273 pertandingan, termasuk play-off promosi, play-off degradasi, dan partai final.
>>> Bumi Alami Titik Balik Matahari Musim Panas 2026, Ini Penjelasannya
Selain perubahan venue play-off, operator juga memberlakukan aturan kewajiban menit bermain untuk pemain U21.
Ketentuan Tuan Rumah Partai Final
Meski venue play-off berubah, partai final tetap menggunakan sistem kandang bagi tim unggulan terbaik.
Tim dengan perolehan poin lebih tinggi dari masing-masing grup berhak menjadi tuan rumah laga puncak.
Musim lalu, Garudayaksa FC menjadi juara setelah mengalahkan PSS Sleman lewat adu penalti 4-3, setelah imbang 2-2 selama 120 menit.
Sementara itu, Adhyaksa FC meraih tiket promosi ke Super League setelah menaklukkan Persipura Jayapura 1-0 di laga play-off promosi.
>>> Kesadaran Lingkungan Masyarakat Indonesia Meningkat, Dorong Perubahan Pola Konsumsi
Kekalahan tersebut memicu kerusuhan oleh oknum suporter Persipura yang kecewa timnya gagal promosi.
