Mantan petarung UFC, Dustin Poirier, dilaporkan ditangkap di Bandara Hartsfield-Jackson, Atlanta, pada Minggu (21/6) lalu.
Insiden ini terjadi setelah Poirier diduga dalam kondisi mabuk dan terlibat keributan dengan petugas bandara.
>>> Huawei MatePad Mini Resmi di Indonesia, Harga Rp 8,9 Juta dengan Bonus Rp 4,5 Juta
Menurut laporan, Poirier awalnya gagal naik pesawat karena diduga mabuk. Situasi memanas ketika ia terlibat adu mulut dengan petugas maskapai hingga petugas keamanan bandara.
Dalam video yang beredar, Poirier terlihat menantang seorang polisi untuk berkelahi dan melontarkan kata-kata kasar saat berusaha diamankan.
Namun, setelah petugas polisi lain datang, Poirier bersikap kooperatif dan bersedia untuk ditahan. Sebelum dibawa pergi, ia sempat menyiratkan permintaan maaf kepada petugas yang bersitegang dengannya.
Poirier kemudian dibebaskan setelah mendapatkan jaminan dan tidak ditahan lebih lanjut.
>>> Ekonomi Digital RI Dinilai Bocor ke Platform Asing, Komdigi Siapkan Solusi
Melalui unggahan di Instagram Story, Poirier mengakui sedang menghadapi masa sulit pasca pensiun dari UFC dan berjuang melawan ketergantungan alkohol.
Ia menyatakan membutuhkan bantuan konseling.
Petarung berjuluk 'The Diamond' ini memutuskan pensiun dari UFC tahun lalu setelah kalah dari Max Holloway di UFC 318.
>>> Cannavaro ke Ronaldo: Mainlah Beberapa Tahun Lagi, Jangan Pensiun
Sepanjang kariernya di MMA, Poirier mencatatkan 30 kemenangan, 10 kekalahan, dan satu kali no contest.