Peluncuran Satelit
SpaceSail meluncurkan satelit pertamanya pada Agustus 2024, mengirimkan 18 satelit panel datar dengan roket Long March 6A.
Kelompok kedua yang terdiri dari 18 satelit diluncurkan dua bulan kemudian, sebelum kelompok ketiga pada Desember.
>>> Gagal Juara Grup, Kanada 'Kehilangan' Status Tuan Rumah di Piala Dunia
Saat ini terdapat setidaknya 200 satelit SpaceSail aktif di orbit Bumi, setelah peluncuran ke-12 dengan roket Long March 8 pada Juni 2026.
Perusahaan mengatakan telah memiliki cukup satelit untuk memulai aplikasi komersial pertamanya, yaitu melacak kapal maritim di laut.
SpaceSail bertujuan memulai layanan komersial yang lebih luas pada akhir tahun 2026, dengan jumlah total satelit aktif diperkirakan mencapai 648.
Konstelasi satelitnya pada akhirnya akan terdiri dari lebih dari 15.000 satelit, cukup untuk menyediakan cakupan global penuh.
Perbandingan dengan Starlink
Starlink adalah pemimpin industri dengan lebih dari 12 juta pengguna aktif di 160 negara dan wilayah.
Perusahaan ini mengoperasikan konstelasi sekitar 10.413 satelit, dengan rencana hingga 42.000 satelit.
SpaceSail jauh tertinggal, namun memiliki ambisi besar.
Perusahaan mengatakan akan memiliki lebih dari 10.000 satelit yang beroperasi di orbit rendah pada akhir tahun 2030.
SpaceSail dilaporkan sedang bernegosiasi dengan 30 negara untuk meluncurkan layanannya. Perusahaan telah meraih kesuksesan sebagai alternatif Starlink di tempat-tempat di mana kesepakatan dengan perusahaan Musk gagal.
Mereka telah mengamankan kontrak besar di Brasil, di mana pihak berwenang berselisih dengan Musk pada tahun 2024 terkait dugaan kegagalan memoderasi konten di platform X.
Pada Februari, badan pengatur telekomunikasi Brasil, Anatel, mengizinkan SpaceSail untuk memulai layanan komersial.
SpaceSail juga telah membuat kemajuan di Kazakhstan, dengan mendaftarkan anak perusahaan di negara tersebut pada Januari 2025. Starlink gagal masuk karena persyaratan penyimpanan data dan keamanan.
>>> Arsenal Bidik Bruno Guimaraes untuk Perkuat Lini Tengah
Pada Desember, SpaceSail menandatangani kesepakatan dengan produsen pesawat Eropa, Airbus, untuk memasukkan SpaceSail sebagai opsi WiFi dalam penerbangan.