Jerman menelan kekalahan dari Ekuador dalam laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026, meskipun sempat unggul cepat.
Pelatih Julian Nagelsmann menyoroti kurangnya ketenangan dan permainan yang terburu-buru dari timnya.
>>> Pemuda Jakarta Hidupkan Budaya Betawi Lewat E-Commerce
Gol cepat Leroy Sane pada menit kedua sempat membawa Jerman memimpin. Namun, momentum tersebut tidak dapat dipertahankan karena Ekuador berhasil menyamakan kedudukan pada menit kesembilan.
Setelah sempat kembali mengendalikan permainan di babak pertama, Jerman kembali kesulitan menghadapi tekanan Ekuador selepas jeda.
Ekuador akhirnya mencetak gol kemenangan melalui Gonzalo Plata pada menit ke-77. Meski kalah, Jerman tetap lolos sebagai juara grup.
Evaluasi Pelatih
Nagelsmann menyatakan bahwa timnya perlu belajar untuk bermain lebih tenang setelah meraih keunggulan cepat, alih-alih melakukan banyak perpindahan posisi secara mendadak.
>>> Nvidia Luncurkan Desain Data Center AI Hemat Air dan Energi
"Kami harus belajar bahwa setelah start yang bagus dan unggul cepat, kami bisa bermain dengan lebih tenang alih-alih tiba-tiba bermain dengan terlalu banyak perpindahan posisi," ungkapnya di situs FIFA.
Ia menambahkan, "Kami cuma harus lebih sabar dan agak lebih terstruktur dalam penempatan posisi.
Dan kalau masih ditambah lagi dengan terlalu sering kehilangan bola, pada satu titik pertandingan akan menjadi sulit."
>>> Piala Dunia 2026: Brasil vs Jepang, Belanda vs Maroko di Babak 32 Besar
Jerman dipastikan melaju ke babak selanjutnya sebagai pemuncak Grup E, diikuti oleh Pantai Gading sebagai runner-up. Sementara itu, Ekuador lolos melalui jalur peringkat tiga terbaik.