Sebanyak 200 site atau base transceiver station mengalami gangguan telekomunikasi setelah gempa dengan Magnitudo 7,7 mengguncang Flores, NTT.
Kementerian Komunikasi dan Digital memastikan pemantauan jaringan terus berjalan bersama operator seluler.
>>> Pemanfaatan Teknologi Pemerintah Harus Permudah Akses Masyarakat
Gempa tersebut terjadi pada pukul 05.58 WITA dengan pusat di Timur Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Rincian Wilayah Terdampak
Gangguan infrastruktur telekomunikasi ini tersebar di 10 kabupaten dan kota di wilayah NTT.
Kabupaten Sikka tercatat memiliki site terdampak terbanyak dengan 51 titik dari 192 BTS eksisting.
Kabupaten Ende menyusul dengan 31 site terdampak dan Kabupaten Flores Timur sebanyak 26 site.
>>> Bek Argentina Cristian Romero Siap Perkuat Skuad Atletico Madrid
Wilayah lain yang turut mengalami gangguan meliputi Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.
Selain itu, gangguan juga tercatat di Kabupaten Ngada, Nagekeo, Lembata, serta Timor Tengah Utara.
Gangguan pada jaringan dipicu oleh matinya pasokan listrik serta kerusakan pada jaringan transmisi.
>>> Jadwal Eredivisie Pekan Ini: Aksi Pemain Indonesia di Liga Belanda
Hingga pukul 07.00 WITA, seluruh site yang mengalami kerusakan tersebut kini masih dalam proses pemulihan.
