⌂ Beranda News Elon Musk dan SpaceX Luncurkan Proyek Konstelasi AI Raksasa Starmind

Elon Musk dan SpaceX Luncurkan Proyek Konstelasi AI Raksasa Starmind

Elon Musk dan SpaceX Luncurkan Proyek Konstelasi AI Raksasa Starmind
Ilustrasi: Elon Musk dan SpaceX Luncurkan Proyek Konstelasi AI Raksasa Starmind
A A Ukuran Teks16px

Elon Musk dan SpaceX resmi mengumumkan nama proyek ambisius konstelasi pusat data AI di orbit, yaitu Starmind.

Nama tersebut dikonfirmasi langsung oleh Musk melalui unggahan di X, menanggapi temuan pendaftaran merek dagang 'Starmind' oleh xAI, anak perusahaan SpaceX di bidang AI.

>>> Matheus Cunha Berpeluang Jadi Pemain MU Tertajam di Piala Dunia

Pemilihan nama Starmind melanjutkan tema penamaan proyek SpaceX yang terinspirasi dari bintang, seperti Starship, Starbase, Starlink, Starshield, Starfall, dan Starfactory.

Starmind disebut sebagai proyek paling ambisius SpaceX.

Jika berjalan lancar, konstelasi ini akan berukuran 100 kali lebih besar dari Starlink yang saat ini memiliki lebih dari 10.700 satelit aktif.

Banyak perusahaan AI, termasuk SpaceX, berlomba membangun pusat data di luar angkasa untuk mengatasi masalah lingkungan di Bumi, seperti pasokan air, listrik, dan limbah.

>>> Uruguay vs Spanyol: La Celeste Harus Matikan Lamine Yamal

Pada Januari lalu, SpaceX mengajukan permohonan ke FCC untuk meluncurkan konstelasi satu juta satelit sebagai fondasi pusat data AI orbital.

Musk mengklaim pusat data di luar angkasa lebih ramah lingkungan karena memanfaatkan tenaga surya dan lebih hemat biaya dibandingkan pusat data di darat.

"Dengan memanfaatkan langsung energi matahari yang hampir konstan, dengan biaya operasional atau perawatan yang rendah, satelit-satelit ini akan mengubah kemampuan kita untuk meningkatkan skala komputasi," tulis Musk.

>>> Nonton Movie Marathon Akhir Pekan dengan Diskon 20% Transvision dan Allo Paylater

Ia menambahkan bahwa konstelasi satu juta satelit ini adalah langkah pertama menuju peradaban tingkat Kardashev II, yang dapat memanfaatkan kekuatan penuh matahari sekaligus mendukung aplikasi AI untuk miliaran orang.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru