Saham SpaceX mengalami kenaikan 4 persen pada perdagangan Selasa (16/6/2026). Kenaikan ini membawa kapitalisasi pasar perusahaan milik Elon Musk tersebut melampaui Amazon dan sempat melewati Microsoft.
Menurut laporan CNBC, kapitalisasi pasar SpaceX sempat menyentuh 2,94 triliun dolar AS pada pertengahan perdagangan pagi.
>>> Kementan Minta Polisi Periksa 130 Pabrik Sawit yang Turunkan Harga TBS
Angka tersebut melampaui valuasi Microsoft yang sebesar 2,93 triliun dolar AS.
Meskipun akhirnya ditutup lebih rendah di angka 2,65 triliun dolar AS, nilai tersebut masih berada di atas kapitalisasi pasar Amazon yang bernilai 2,64 triliun dolar AS.
Akuisisi Cursor dan Ekspansi Starlink
Pertumbuhan valuasi ini didorong oleh pengumuman SpaceX pada Selasa pagi mengenai rencana akuisisi startup pemrograman AI populer, Cursor.
Nilai kesepakatan mencapai 60 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1,06 kuadriliun.
>>> China Bersumpah Ambil Tindakan Balasan Terhadap Situs Intelijen Taiwan
Langkah strategis yang diperkirakan rampung pada kuartal ketiga tahun ini ini ditargetkan mampu membantu SpaceX bersaing dengan laboratorium AI terkemuka seperti OpenAI dan Anthropic.
Selain itu, akuisisi Cursor diharapkan dapat mempercepat SpaceX dalam meraup pendapatan total 1 triliun dolar AS.
Dana tersebut akan digunakan untuk mendanai program peluncuran 100.000 unit satelit generasi terbaru ke luar angkasa.
SpaceX berencana melakukan ekspansi besar-besaran pada konstelasi Starlink-nya hingga lebih dari 100.000 satelit generasi berikutnya, Version 3 dan yang lebih baru.
>>> Pemerintah Targetkan Perlindungan Sosial Digital AI Meluncur Oktober 2026
Peningkatan skala konstelasi Starlink tersebut sangat krusial untuk memenuhi lonjakan permintaan bandwidth dari sistem AI sekaligus memposisikan pusat data orbital sebagai masa depan komputasi berkinerja tinggi.