⌂ Beranda › News › CEO MU: Ruben Amorim Gagal karena Keras Kepala, Bukan Kurang Bakat
News

CEO MU: Ruben Amorim Gagal karena Keras Kepala, Bukan Kurang Bakat

Ruben Amorim saat melatih Manchester United
CEO MU: Ruben Amorim Gagal karena Keras Kepala, Bukan Kurang Bakat
A A Ukuran Teks16px

CEO Manchester United, Omar Berrada, membeberkan alasan di balik kegagalan Ruben Amorim selama menukangi klub. Menurut Berrada, Amorim tidak kurang berbakat, namun terlalu kaku dengan taktik yang dianutnya.

Amorim didatangkan MU dengan reputasi mentereng sebagai salah satu pelatih muda terbaik di Eropa, terbukti dari empat trofi domestik yang ia raih bersama Sporting CP dalam empat tahun.

Namun, kiprahnya bersama Setan Merah berbanding terbalik.

Di musim debutnya, MU terpuruk di posisi ke-15 Premier League 2024/2025, catatan terendah klub dalam lebih dari lima dekade.

Manchester United akhirnya memecat Ruben Amorim setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United pada awal Januari.

Berrada menegaskan pemecatan itu perlu dilakukan karena Amorim menolak beradaptasi dengan taktik yang sangat dibutuhkan.

"Bukan soal taktik atau bakat. Kekakuan," ujar Berrada dalam acara Financial Times Weekend, seperti dilansir Mirror.

Ia menambahkan, "Sang pelatih datang di tengah musim tanpa menjalani pramusim untuk persiapan, dan di bawah sorotan terus-menerus, dia terlalu berpegang teguh pada ide-idenya tepat pada saat adaptasi sangat penting."

Ruben Amorim meninggalkan Old Trafford setelah 63 pertandingan dengan catatan 23 kemenangan, 18 imbang, dan 21 kekalahan.

Dengan hanya 38 persen kemenangan, Amorim menjadi manajer permanen MU dengan persentase kemenangan terendah sejak Sir Alex Ferguson pensiun.

Amorim kini melanjutkan kariernya di Italia dengan melatih AC Milan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru