Pelatih Austria Ralf Rangnick angkat bicara soal hasil imbang timnya kontra Aljazair di Piala Dunia 2026. Ia membantah tudingan bahwa hasil imbang tersebut sudah diatur sebelumnya.
Pertandingan matchday terakhir Grup J mempertemukan Aljazair vs Austria di Kansas City Stadium, Minggu (28/6) pagi WIB.
>>> Final AVC Cup 2026: Indonesia Juara Usai Libas Korea Selatan
Laga berakhir imbang 3-3.
Austria unggul lebih dulu lewat gol Marko Arnautovic, sebelum disamakan Rafik Belghali.
Marcel Sabitzer membawa Austria memimpin lagi di awal babak kedua, tapi Aljazair mampu menyeimbangkan kedudukan lagi lewat Riyad Mahrez.
Setelah gol Mahrez, pertandingan berjalan monoton. Aljazair hanya mengirim bola ke sesama pemain, sementara Austria tak bernafsu merebut bola dan justru bermain bertahan.
Kejutan terjadi di injury time. Mahrez mencetak gol kedua dan membawa Aljazair unggul 3-2.
>>> Modric Tua-tua Keladi, Cetak Rekor di Piala Dunia 2026
Namun Austria selamat dari kekalahan di detik-detik akhir lewat gol Sasa Kalajdzic, memaksa duel berakhir imbang 3-3.
Hasil imbang ini cukup membawa kedua tim lolos ke babak 32 besar. Austria finis sebagai runner-up Grup J, sementara Aljazair masuk daftar peringkat ketiga terbaik.
Beberapa pihak menuding duel Aljazair vs Austria sebagai 'sepakbola gajah' karena kedua tim hanya bermain aman. Rangnick menepis tudingan itu dan menilai timnya bermain serius demi menghindari kekalahan.
"Normalnya ketika skor sudah 2-3 laga mestinya tamat dan Anda kalah.
Fakta jika kami dapat memanfaatkan peluang dan mencetak gol penyeimbang itu luar biasa," kata Rangnick, dilansir dari Mundo Deportivo.
>>> Perang Komentar Fans Messi dan Ronaldo Kembali Pecah di Piala Dunia 2026
"Dalam pertandingan ini, dengan skor 3-3, tidak ada yang bisa berasumsi permainan ini sudah diatur, terutama setelah apa yang kita lihat di 90 detik terakhir," tegasnya.
