Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengapresiasi peran industri ojek online (ojol) dalam menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi Indonesia.
AHY menyebut mitra driver ojol sebagai tulang punggung ekonomi yang setiap keringatnya menjadi pahala.
>>> Waspada Modus Baru Promosi Judi Online di Kolom Komentar Akun Besar
Ia berterima kasih kepada industri ojol secara keseluruhan karena telah membuka banyak lapangan kerja, sumber penghasilan, serta memperlancar mobilitas barang dan jasa.
Aplikasi ojek online seperti Grab juga dinilai mendukung kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi digital.
Dampak Ekonomi Industri Ojol
Sebuah riset kolaborasi antara Paramadina Public Policy Institute (PPPI) dan INDEF mengungkap ekosistem ojek online menyerap 2,91 juta tenaga kerja langsung.
Industri ini juga menyumbang hingga Rp 565 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
Selain itu, tercatat 2,62 juta pekerjaan turunan tercipta dalam ekosistem ekonomi digital.
>>> Nico Williams Cedera Usai Ditekel Pemain Uruguay, Kritik Keras Dilontarkan
AHY menekankan bahwa transportasi merupakan tulang punggung konektivitas, namun juga menjadi penyumbang emisi CO2 yang signifikan.
Ia mengapresiasi langkah Grab Indonesia meluncurkan 'Gerakan Langkah Hijau Grab untuk Indonesia' dan peningkatan kendaraan listrik (EV).
Hingga Mei 2026, armada EV Grab Indonesia telah mencapai 28 ribu unit, dua kali lipat dari akhir tahun 2025.
Menghadapi ketidakpastian global dan krisis iklim, AHY mengingatkan pentingnya membangun ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
>>> Jerman vs Paraguay: Kai Havertz Siap Jadi Pembeda di Piala Dunia 2026
Pemerintah harus dekat dengan pelaku industri dan mengapresiasi langkah perbaikan yang diambil, demi menjaga Bumi untuk generasi mendatang.