Legenda Manchester United, Paul Scholes, meminta pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, untuk tidak menurunkan Declan Rice sebagai starter saat melawan RD Kongo pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Menurut Scholes, Inggris hanya perlu memainkan satu gelandang bertahan agar daya serang lebih optimal. Ia menilai Elliot Anderson lebih cocok untuk peran tersebut.
>>> GTWCE 2026: Sean Gelael dan AF Corse 50 Finis P5 di 24H of Spa Usai Start ke-28
Inggris lolos ke fase gugur sebagai juara Grup L dengan tujuh poin. Mereka mengalahkan Kroasia 4-2, ditahan Ghana 0-0, dan menang 2-0 atas Panama.
Meski juara grup, performa Inggris dinilai kurang memuaskan. Tim asuhan Tuchel kesulitan membongkar pertahanan Ghana dan baru mencetak gol ke gawang Panama di babak kedua.
Selama fase grup, Tuchel selalu memasang dua gelandang bertahan, yaitu Declan Rice dan Elliot Anderson. Scholes menilai hal itu membuat lini serang kurang tajam.
>>> HUAWEI MatePad Pro Max: Layar 13,2 Inci dalam Bodi Tipis 4,7 mm
"Inggris tidak perlu memainkan dua gelandang bertahan di pertandingan berikutnya. Saya pikir saya akan memilih Anderson," ujar Scholes dalam podcast The Good, The Bad, and The Football.
Scholes menambahkan bahwa Anderson lebih efektif jika bermain sendirian di lini tengah karena lebih berani melepas umpan ke depan.
Ia pun meminta Tuchel mengorbankan Rice.
>>> Komentar Spam Judi Online Meningkat, Komdigi Ungkap Modus Baru Pelaku
Laga Inggris vs RD Kongo akan menjadi ujian bagi Tuchel untuk menentukan komposisi terbaik. Keputusan mencadangkan Rice bisa menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas gol.