Maroko berhasil menyingkirkan Belanda di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Singa Atlas menang adu penalti 3-2 setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Belanda unggul lebih dulu lewat gol Cody Gakpo. Namun Maroko menyamakan kedudukan di masa injury time melalui Issa Diop.
>>> Fabio Quartararo Ucapkan Salam Perpisahan untuk Yamaha
Meski tertinggal lebih awal, Maroko justru tampil lebih mendominasi sepanjang pertandingan.
Mereka melepaskan 11 tembakan dengan lima mengarah ke gawang, sementara Belanda hanya enam tembakan dan dua on target.
Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, menilai penampilan timnya membuktikan bahwa mereka kini layak diperhitungkan di pentas dunia. "Maroko sudah mendapatkan respek dari semua orang sekarang.
Bukan karena kata-kata kami, melainkan karena kami sudah menunjukkan," ujarnya.
Ouahbi menambahkan, "Kami sepenuhnya mendominasi tim Belanda. Kami mencatatkan 70% penguasaan bola, lebih banyak tembakan, dan lebih banyak angka perkiraan gol.
>>> Data Rahasia iPhone 18 Pro Bocor Akibat Serangan ke Tata Electronics
Kami mengontrol pertandingan."
Ia juga memuji kiper timnya yang tampil gemilang saat adu penalti.
"Kami ingin tetap tenang, memainkan rencana kami dan percaya bahwa kalau laga lanjut ke adu penalti, kami punya kiper yang luar biasa.
Kami tidak mengubah pertandingan menjadi pertarungan kacau. Kami mengontrolnya," imbuhnya.
>>> Menkomdigi Pastikan Registrasi SIM Card Biometrik Dimulai 1 Juli 2026
Selanjutnya, Maroko akan menghadapi Kanada di babak 16 besar. Kanada sebelumnya menyingkirkan Afrika Selatan.