Bek Timnas Uruguay Sebastian Caceres angkat bicara membela pelatih Marcelo Bielsa.
Ia menyebut ada pihak yang sengaja mendiskreditkan Bielsa setelah Uruguay gagal melaju ke fase gugur Piala Dunia 2026.
>>> Ditunjuk Jadi Ketua PB Jaya Raya, Ini Target Susy Susanti
Uruguay harus pulang lebih awal setelah hanya meraih dua poin di babak penyisihan. Mereka ditahan Arab Saudi dan Tanjung Verde, lalu dikalahkan Spanyol.
Hasil buruk itu membuat sorotan tajam tertuju pada Bielsa. Selain dianggap gagal meningkatkan performa tim, ia juga disebut kehilangan kendali di ruang ganti.
Beberapa laporan menyebut sejumlah pemain meminta Bielsa mengubah taktik. Ada juga ketegangan dengan bintang Federico Valverde usai kekalahan dari Spanyol.
Caceres menegaskan banyak berita tentang timnas Uruguay yang tidak sesuai kenyataan. Ia pun pasang badan untuk Bielsa.
"Saya sangat menghormatinya dan sangat berterima kasih.
>>> Motorola Rilis Moto Watch dan Moto Buds Loop untuk Gaya Hidup Aktif
Mungkin beberapa orang memiliki pendapat berbeda, tetapi secara umum kebanyakan orang tahu keadaan sebenarnya," ujar Caceres seperti dikutip ESPN.
"Semua yang terungkap diputarbalikkan. Informasi itu banyak dimanipulasi, mungkin untuk membuat Marcelo terlihat buruk.
Hal-hal itu tidak benar," tegasnya.
Bielsa menangani Uruguay sejak 2023.
Ia membawa tim finis ketiga di Copa America 2024 dan lolos ke Piala Dunia 2026 dengan 28 poin dari 18 laga, setara Brasil dan Kolombia.
>>> Microsoft Bantah Klaim Pemesanan GTA VI di Xbox Kalah Telak dari PS5
Bielsa telah menyatakan bertanggung jawab atas kegagalan Uruguay. Kontraknya akan habis usai turnamen dan pada Mei lalu ia memberi isyarat tidak akan melanjutkan kerja sama.
