Operator seluler Inggris, Virgin Media O2, mengumumkan rencana untuk menghentikan layanan jaringan 2G pada tahun 2029.
Jaringan 2G yang pertama kali diluncurkan pada 1993 masih digunakan untuk menghubungkan ponsel, alarm, dan perangkat kesehatan.
>>> JBL Quantum 950, 650, 250 Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp 1,3 Juta
Penutupan ini diharapkan memberikan waktu bagi pelanggan dan bisnis untuk mempersiapkan perangkat yang masih bergantung pada teknologi tersebut.
Fokus pada 4G dan 5G
Virgin Media O2 menyatakan bahwa penghentian 2G akan memungkinkan mereka mengalokasikan investasi untuk perluasan dan peningkatan jaringan 4G dan 5G.
Perusahaan menargetkan peningkatan kecepatan, koneksi yang lebih andal, dan konsumsi energi yang lebih rendah.
Tahun ini, O2 menginvestasikan GBP 700 juta (sekitar Rp 16,58 triliun) untuk mentransformasi jaringan seluler mereka.
>>> Prancis Tampil Menakutkan di Piala Dunia 2026, Sapu Bersih Kemenangan
Jeanie York, Chief Technology Officer di Virgin Media O2, mengatakan bahwa mereka akan mematikan jaringan 2G lama untuk fokus menyediakan layanan 4G dan 5G yang andal dan efisien.
Setelah sebelumnya mematikan jaringan 3G dan menandatangani piagam penghentian 2G pemerintah, O2 mengaku berpengalaman dalam melakukan transisi ini secara bertanggung jawab.
Sebagian besar pelanggan tidak perlu melakukan tindakan apa pun, namun beberapa bisnis disarankan mulai merencanakan perubahan dari sekarang.
>>> Menpora Bentuk Tim Koordinasi PON 2028: Tak Perlu Bangun Venue Baru
York menambahkan bahwa mereka akan berkomunikasi langsung dengan pelanggan dan memberikan dukungan selama proses peningkatan berlangsung.