⌂ Beranda › News › Kylian Mbappe Dibakar Jadi Boneka dalam Festival Tradisional Paraguay
News

Kylian Mbappe Dibakar Jadi Boneka dalam Festival Tradisional Paraguay

Boneka Kylian Mbappe dibakar dalam Festival San Juan di Paraguay
Kylian Mbappe Dibakar Jadi Boneka dalam Festival Tradisional Paraguay
A A Ukuran Teks16px

Kylian Mbappe menjadi 'musuh rakyat' dalam sebuah festival tradisional di Paraguay. Boneka yang mewakili kapten Timnas Prancis itu dibakar dan menjadi tontonan publik.

Kemarahan masyarakat Paraguay terhadap Mbappe dipicu oleh kekalahan timnas mereka dari Prancis di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Gol kemenangan Prancis dicetak oleh Mbappe melalui tendangan penalti.

Perilaku Mbappe di lapangan pasca pertandingan juga menjadi sorotan. Ia dianggap provokatif, menghindari jabat tangan dengan kiper Paraguay, dan mengkritik gaya bermain lawan yang dianggap 'kotor'.

Ketegangan semakin memuncak akibat komentar rasis dari Senator Paraguay Celeste Amarilla terhadap Mbappe, yang memicu tanggapan keras dari berbagai pihak.

Tradisi Pembakaran Boneka 'Musuh Rakyat'

Kekesalan masyarakat Paraguay terhadap Mbappe ditumpahkan dalam Festival San Juan. Dalam sesi kegiatan tradisional bernama 'Judas Kai', Mbappe dinobatkan sebagai 'sosok paling dibenci'.

Tradisi 'Judas Kai' dalam Festival San Juan memang diisi dengan kegiatan membakar boneka yang mewakili karakter tidak populer atau 'musuh rakyat'.

Ini merupakan bagian dari tradisi yang memadukan cerita rakyat, humor, dan kritik sosial.

Video pembakaran boneka bertuliskan nama 'Mbappe' dalam festival tersebut viral di media sosial.

Boneka itu digantung, dibakar dengan obor oleh seorang pria, dan disambut sorak-sorai penonton sebelum akhirnya melontarkan petasan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru