Winger Timnas Prancis, Michael Olise, harus tetap waspada saat menghadapi Maroko di perempatfinal Piala Dunia 2026.
Banding yang diajukan Prancis terkait kartu kuning yang diterima Olise telah ditolak oleh FIFA.
>>> Amorim Pastikan Luka Modric Akan Kembali ke AC Milan
Olise menerima kartu kuning saat Prancis melawan Paraguay di babak 16 besar. Ia dianggap menampar wajah Matias Galarza, pemain Paraguay.
Namun, Prancis merasa keputusan tersebut tidak pantas. Tayangan ulang menunjukkan Olise hanya memegang baju Galarza, bukan menampar.
Atas dasar itu, Prancis mengajukan banding agar kartu kuning tersebut dibatalkan.
Harapan Pupus
Sebelumnya, ada harapan kartu kuning Olise bisa dicabut, seiring dengan dicabutnya kartu merah striker Amerika Serikat, Folarin Balogun.
Namun, harapan tersebut pupus setelah FIFA secara resmi menolak banding Prancis.
>>> Google Pixel 11 Meluncur 12 Agustus, Ini Bocoran Spesifikasinya
Pelatih Prancis, Didier Deschamps, mengonfirmasi penolakan tersebut. "Kartu kuning Olise tidak jadi dicabut.
Itu keputusan FIFA dan kami menerimanya pagi ini. Banding ditolak," ujar Deschamps seperti dikutip The Athletic.
Akibatnya, Olise akan tetap membawa akumulasi kartu kuning tersebut saat Prancis berhadapan dengan Maroko pada Jumat (10/7/2026) dini hari WIB.
Ia berpotensi absen di semifinal jika kembali mendapatkan kartu kuning.
>>> FBI Selidiki Federasi Argentina Terkait Dugaan Cuci Uang Rp5,5 T
Olise merupakan pemain kunci bagi Prancis di Piala Dunia 2026. Ia telah mencatatkan lima assist, menjadikannya pemain dengan assist terbanyak di turnamen tersebut.
