Warga Australia dikejutkan oleh temuan tiga bola logam misterius di sebuah pantai terpencil. Benda tersebut pertama kali dilaporkan pada Jumat waktu setempat.
Polisi yang datang ke lokasi awalnya waspada terhadap kemungkinan kandungan bahan berbahaya. Petugas menggunakan pakaian hazmat dan memasang batas aman 50 meter sebelum akhirnya menyatakan benda itu aman.
>>> Trump Izinkan Ukraina Produksi Rudal Patriot, Tapi Ada Catatan
Total enam bola logam ditemukan di lokasi tersebut. Australian Space Agency turut membantu menyelidiki asal-usul benda aneh ini.
Diduga Bagian Roket atau Satelit
Astrofisikawan dari Australian National University, Brad Tucker, menduga benda itu berasal dari satelit berukuran besar atau bagian atas roket.
"Fakta bahwa ada tiga tangki menunjukkan benda itu berasal dari satelit sangat besar," ujarnya.
Pakar sampah antariksa Flinders University, Alice Gorman, menambahkan bahwa bola-bola tersebut tidak memiliki bekas luka bakar seperti benda yang melewati atmosfer.
>>> Prancis vs Maroko: Pelatih Singa Atlas Tegaskan Bukan Misi Balas Dendam
"Ini menunjukkan benda itu mungkin berasal dari tahap pertama atau kedua roket yang jatuh kembali ke Bumi," jelasnya.
Gorman menyebut benda itu tampak seperti bagian sistem bahan bakar, yaitu bejana bertekanan dari paduan titanium dengan titik lebur tinggi.
Benda semacam ini dikenal sebagai space balls dan bisa ditemukan bertahun-tahun setelah peluncuran.
Australia yang memiliki daratan luas secara statistik menjadi lokasi jatuhnya sampah antariksa.
>>> Wasit Argentina Pimpin Prancis vs Maroko, Deschamps: Saya Percaya Wasit
"Kita melakukan lebih banyak peluncuran ke angkasa dalam lima tahun terakhir dibanding sepanjang sejarah manusia," pungkas Gorman.
