China dan Jepang baru saja berlomba mendekati dua asteroid berbeda. Wahana antariksa kedua negara tiba di masing-masing asteroid tujuan hanya berselang tiga hari.
China National Space Administration mengirim wahana Tianwen-2 untuk mengunjungi Kamo'oalewa, asteroid yang sering disebut sebagai Bulan kedua Bumi.
>>> Cara Cas HP yang Benar agar Baterai Awet dan Gadget Tak Rusak
Tianwen-2 tiba di asteroid sepanjang 91 meter ini pada 2 Juli.
Xinhua, kantor berita China, membagikan foto asteroid Kamo'oalewa pada Senin (6/7). Foto ini diambil setelah Tianwen-2 menempuh perjalanan selama kurang lebih 400 hari menuju asteroid tujuannya.
Ilmuwan China menggunakan data navigasi selama proses pendekatan untuk menyempurnakan informasi tentang orbit asteroid. Saat itu, Kamo'oalewa berjarak sekitar 41 juta kilometer dari Bumi.
Meskipun tidak mengorbit Bumi, Kamo'oalewa kadang dikenal sebagai Bulan kedua karena menempuh jalur orbit yang sama seperti Bumi.
Beberapa astronom berpendapat asteroid ini mungkin dulunya merupakan pecahan Bumi kuno dari tumbukan jutaan tahun lalu.
Tianwen-2 berhasil mendekati Kamo'oalewa hingga jarak 19 kilometer. Setelah mempelajarinya selama beberapa bulan, tim misi akan mencoba mengumpulkan sampel dan membawanya ke Bumi.
>>> Prancis Kalahkan Maroko 2-0, Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
Jika berhasil, China akan menjadi negara ketiga setelah AS dan Jepang yang membawa pulang puing-puing asteroid.
Jepang dan Hayabusa2
Japan Aerospace Exploration Agency mengirimkan wahana Hayabusa2 ke asteroid sepanjang 457 meter bernama Torifune. Wahana ini tiba di tujuannya pada 5 Juli.
Bagi Hayabusa2, perjalanan ke Torifune merupakan perpanjangan misi.
Diluncurkan pada 2014, Hayabusa2 sebelumnya pernah mengunjungi asteroid Ryugu untuk mengumpulkan sampel dan membawanya ke Bumi pada 2020.
Hayabusa2 mendekati Torifune ketika asteroid itu berjarak 99 juta kilometer dari Bumi. JAXA mengatakan tim teknisinya menggunakan kombinasi tracking gambar dan radio untuk memandu wahana mendekati target.
Setelah mencapai tujuannya, kedua misi akan bergerak ke target lain.
>>> Prancis Tim Pertama Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
JAXA akan mengirim Hayabusa2 dalam perjalanan lima tahun ke asteroid 1998 KY26, sementara China berencana mengirim Tianwen-2 ke komet 311P yang jaraknya lebih jauh dari Mars.
