Michael Edwards, sosok penting di balik layar kepemilikan Liverpool, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO of Football Fenway Sports Group (FSG).
Keputusan ini mengakhiri masa baktinya yang baru berjalan dua tahun di posisi tersebut. Tugas utama Edwards adalah mengidentifikasi klub potensial untuk diakuisisi oleh FSG.
>>> John Herdman Sebut Vietnam Lawan Terberat Indonesia di Piala AFF 2026
Selama menjabat, Edwards telah mendekati sekitar 25 klub di Eropa, khususnya di Spanyol, Portugal, dan Prancis. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil yang diinginkan FSG.
FSG sempat mempertimbangkan akuisisi klub Prancis, Bordeaux, namun kesepakatan tersebut batal. Pendekatan serupa juga dilakukan terhadap klub Spanyol seperti Gefate dan Malaga, tetapi tidak berhasil.
Pada Maret lalu, FSG memutuskan untuk menghentikan pencarian klub Eropa kedua setelah Liverpool. Keputusan ini diduga menimbulkan frustrasi bagi Edwards.
Bersamaan dengan berakhirnya musim lalu yang kurang memuaskan bagi Liverpool, Edwards memilih untuk mundur lebih awal dari kontraknya yang seharusnya berakhir pada 2027.
>>> Haaland: Inggris Tertekan, Keuntungan untuk Norwegia di Piala Dunia 2026
Setelah kepergian Edwards, Presiden FSG, Mike Gordon, diperkirakan akan mengambil peran yang lebih signifikan dalam operasional harian Liverpool.
Kepergian Edwards menambah daftar sosok penting yang meninggalkan jajaran manajerial Liverpool. Sebelumnya, Richard Hughes dikabarkan akan meninggalkan posisi Direktur Olahraga untuk pindah ke Al Hilal.
Terdapat rumor yang menyebutkan bahwa Edwards juga akan mengikuti jejak Hughes ke Al Hilal.
>>> Audisi PB Djarum 2026: Sektor Putra Tunjukkan Mentalitas Juara
Sebelum menjabat sebagai CEO of Football FSG, Edwards pernah menjadi Direktur Olahraga Liverpool dari tahun 2016 hingga 2022.
