Rumah prefabrikasi asal China kini bisa dibeli melalui platform e-commerce Alibaba. Rumah tersebut dikirim dalam bentuk panel dan dapat dirakit hanya dalam sehari.
Seorang pasangan asal Amerika Serikat melalui kanal YouTube Grateful Off-Grid membuktikan bahwa rumah kontainer seharga USD 15.800 (sekitar Rp285 juta) benar-benar nyata.
>>> Klasemen MotoGP: Jorge Martin Masih di Puncak Usai Sprint Race Jerman
Setelah ditambah biaya kirim dan lainnya, total biaya mencapai USD 28.689, masih jauh lebih murah dibandingkan harga rumah standar di beberapa wilayah AS.
Rumah seluas 71,5 meter persegi itu dikirim dalam bentuk komponen dan dirakit dengan bantuan crane.
Hasilnya adalah rumah kecil yang fungsional dengan desain kapsul yang memenuhi kebutuhan dasar.
Harga Bervariasi, Mulai di Bawah Rp180 Juta
Menurut laporan China Daily, harga rumah prefabrikasi sangat bervariasi tergantung ukuran dan kustomisasi.
Unit dasar dapat dimulai di bawah USD 10.000 (sekitar Rp180 juta), sementara model yang lebih besar dan berdesain menarik untuk resor atau penginapan bisa mencapai USD 30.000 hingga USD 100.000 (Rp540 juta hingga Rp1,8 miliar).
Ketertarikan terhadap rumah rakitan sehari jadi tercermin dari tren pencarian online.
Data ShelfTrend menunjukkan kata kunci 'rumah mungil' menarik lebih dari 450.000 pencarian bulanan di AS, diikuti 'rumah modular' di atas 201.000 pencarian, dan 'rumah prefabrikasi' melebihi 165.000 pencarian.
Pasar perumahan prefabrikasi global diproyeksikan mencapai USD 152,74 miliar (Rp2.757 triliun) tahun ini, dan diperkirakan tumbuh menjadi USD 210,33 miliar (Rp3.798 triliun) pada 2031, menurut Mordor Intelligence.
>>> Spanyol Lebih Lapar Kemenangan Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
Produsen China, seperti Luban Cabin yang berbasis di Linyi, Provinsi Shandong, melihat permintaan tumbuh pesat.
"Permintaan tumbuh pesat, terutama di pasar di mana akomodasi yang fleksibel dan hemat biaya sangat dicari," kata pendiri Luban Cabin, Serena He.

